Join Us:

ATJEH CYBER NEWS™

Join Us:
Follow Us:
Kirim Berita :
Info Iklan: CLICK!

Malang: Polisi kembali menangkap seorang dukun yang mengklaim mampu menggandakan uang. Uniknya, ulah sang dukun bernama Slamet, 42 tahun, itu terbongkar lantaran ulah seekor kucing milik tetangga korban.

Warga Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu kini mendekam di tahanan Polsek Jabung, Kabupaten Malang. Slamet yang sehari-hari kuli batu itu ditangkap karena kedapatan menipu dengan cara mengaku dukun pengganda uang.

Sebelum ditangkap, Slamet berjanji kepada korban Siswanto, warga Pandansari, Jabung, bisa menggandakan uang. Slamet mengubar janji punya kemampuan linuwih itu dengan menyulap duit jadi berlipat ganda hanya dalam semalam.

Pertamakali Slamet meminta uang muka Rp3,5 juta kepada Siswanto. Pada malam penangkapan, Jumat (10/5) kemarin, Slamet meminta tambahan uang Rp8 juta. Tambahan uang itu sebagai syarat penggandaan uang menjadi ratusan juta.

Di salah satu kamar korban, Slamet memulai aksi penipuan. Kepada Siswanto ia minta agar disediakan sebuah kardus kosong. Slamet juga meminta ditinggalkan sendirian di kamar serta tanpa penerangan cahaya lampu.

Sejurus kemudian, korban dipanggil masuk ke kamar untuk melihat hasil penggandaan. Tanpa diduga, seekor kucing milik tetangga masuk ke kamar. Kucing itu menabrak kardus berisi uang hasil penggandaan Slamet. Uang itu pun berceceran. Saat itulah Siswanto tahu duit yang tercecer ternyata palsu.

Sadar menjadi korban penipuan, Siswanto mengunci Slamet di kamar. Ia bergegas melaporkan kejadian itu ke Polsek Jabung. Kepada polisi Slamet mengakui praktik dukun palsu pengganda uang itu. Slamet menjelaskan, itu dilakukan karena terlilit hutang. Ia juga ingin mengajak anak-istrinya berwisata ke Yogyakarta.

Polisi masih mengembangkan kasus praktik dukun palsu pengganda uang itu. Menurut Kepala Polsek Jabung Ajun Komisaris Polisi Yatmo. Tersangka, kata Yatmo, dijerat Pasal 378 KUHAP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Dari tangan Slamet polisi menyita uang palsu pecahan Rp1000 hingga Rp100 ribu senilai Rp702 juta.

(*/metronews)

Like → Tweet :
Join → Follow :
HEADLINES
→ Utama » Index »
→ News» Index »
→ Tech » Index »